Jakarta (ANTARA) - BUMN bidang infrastruktur PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meraih penghargaan Best Responsibility of the Board dari Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) atas penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG).
“Penghargaan dari IICD menunjukkan bahwa praktik GCG yang dijalankan oleh SIG semakin prima sebagai landasan dalam menjaga kinerja yang berkelanjutan,” kata Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Rabu.
Penghargaan itu diserahkan oleh Trustee Board IICD Andi Ilham Said kepada General Manager Corporate Legal and Compliance SIG Achmad Choiri dalam ajang "The 17th IICD Corporate Governance Conference and Award 2026" di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, pada 12 Oktober 2026.
SIG dan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk tercatat sebagai penerima penghargaan kategori tersebut untuk kelompok emiten berkapitalisasi pasar menengah (MidCap).
IICD menyebut sebanyak 35 emiten menerima penghargaan pada penyelenggaraan ke-17, terdiri atas 20 emiten berkapitalisasi pasar besar dan 15 emiten berkapitalisasi menengah, berdasarkan penilaian ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS).
Vita mengatakan SIG menerapkan lima prinsip GCG, yakni transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran dalam kegiatan operasional serta proses bisnis perusahaan.
Menurut dia, penerapan tata kelola tidak semata-mata untuk memenuhi ketentuan yang berlaku, tetapi juga mendukung keberlanjutan usaha dan diharapkan dapat memperkuat kepercayaan investor.
Untuk memastikan kualitas penerapannya, SIG melakukan evaluasi tata kelola dengan mengacu pada ACGS dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sementara itu, OJK dan BEI pada 2026 memperkuat aspek tata kelola serta kewajiban pelaporan keuangan perusahaan tercatat melalui penyesuaian Peraturan Bursa Nomor I-A yang berlaku sejak 31 Maret 2026.
SIG juga memiliki Komite Keberlanjutan yang berperan memantau pelaksanaan agenda keberlanjutan serta mendukung pencapaian target dalam SIG Sustainability Roadmap 2030.
Vita menilai penerapan tata kelola turut mendukung ketahanan bisnis SIG di tengah tantangan industri semen, seiring dengan upaya perusahaan menjaga pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
Pada semester I 2026, SIG mencatatkan volume penjualan sebanyak 18,28 juta ton atau meningkat 5,6 persen secara tahunan. Dari jumlah tersebut, penjualan domestik mencapai 14,18 juta ton atau tumbuh 9,7 persen.
Pendapatan perseroan pada periode yang sama meningkat 13,1 persen menjadi Rp17,65 triliun, sedangkan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 471,0 persen menjadi Rp228 miliar.
Selain itu, beban keuangan bersih SIG pada semester I 2026 turun 34,5 persen secara tahunan seiring dengan penurunan utang berbunga.
“Seluruh pencapaian ini merefleksikan komitmen SIG yang kuat dalam mengimplementasikan praktik GCG untuk menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Vita.
Pewarta: Aria Ananda
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026