100 IKM ikuti pelatihan manajemen keuangan dan bisnis berkelanjutan

100 IKM ikuti pelatihan manajemen keuangan dan bisnis berkelanjutan

Kementerian Perindustrian berkolaborasi dengan sejumlah pihak menyelenggarakan pelatihan manajemen keuangan dan bisnis berkelanjutan untuk 100 pelaku industri ...

(Antara) 16/10/26 22:00 205496

Mitra dapat menjajaki berbagai kebutuhan bisnis, dari destinasi dan akomodasi hingga layanan pendukung perjalanan, dalam satu forum. Kami ingin pertemuan ini menghasilkan peluang yang dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama distribusi, penjualan, da

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perindustrian berkolaborasi dengan sejumlah pihak menyelenggarakan pelatihan manajemen keuangan dan bisnis berkelanjutan untuk 100 pelaku industri kecil menengah (IKM).

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka, Kementerian Perindustrian Reni Yanita mengatakan bahwa transformasi menuju industri hijau bukan hanya tanggung jawab industri skala besar, tetapi juga menjadi peluang strategis bagi IKM dalam negeri.

"Kolaborasi lintas pemangku kepentingan memiliki peran penting dalam memastikan transformasi industri hijau berlangsung secara inklusif dan berkelanjutan," kata Reni dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, kegiatan pelatihan diikuti sebanyak 100 pelaku usaha yang terdiri dari IKM binaan Kemenperin dan pemasok lokal MR.D.I.Y. Indonesia. Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pembelajaran nyata dari para praktisi industri mengenai penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) hingga pengelolaan keuangan dan efisiensi bisnis.

Reni berharap, kolaborasi lintas sektor dengan MR.D.I.Y. Indonesia dan CIMB Niaga kali ini dapat membantu IKM mendapatkan role model yang bisa dijadikan inspirasi dalam menggerakkan transformasi hijau bagi IKM lainnya di Indonesia.

Dalam pelatihan ini, peserta memperoleh wawasan dari sejumlah praktisi dan pakar keberlanjutan yang membagikan pengalaman serta praktik terbaik dari berbagai sektor, mulai dari Tri Hita Consulting yang membawakan materi mengenai penerapan ESG bagi IKM.

Kemudian Jejakin memberikan pemahaman mengenai metode perhitungan emisi karbon dan pentingnya pengukuran jejak karbon dalam mendukung transformasi bisnis yang berkelanjutan.

Sementara itu, CFO MR.D.I.Y. Indonesia Rika Juniaty Tanzil mengatakan bahwa sebagai perseroan yang secara aktif menerapkan upaya ESG, pelatihan ini merupakan upaya awal untuk terus mendukung IKM bertumbuh secara berkelanjutan melalui edukasi langsung dari ahli dibidangnya.

"Bagi MR.D.I.Y. Indonesia, keberlanjutan merupakan bagian dari cara kami bertumbuh bersama ekosistem. Kami percaya bahwa ketika pemasok lokal memiliki akses terhadap pengetahuan keuangan dan manajemen bisnis serta kapasitas yang tepat, mereka akan memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kualitas, efisiensi, dan daya saing bisnisnya," katanya.

Rika menambahkan, MR.D.I.Y. Indonesia terus memastikan bahwa produk-produk berkualitas buatan Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk hadir di pasar modern berskala nasional, sejalan dengan pilar ESG yang dua di antaranya adalah dampak terhadap masyarakat setempat dan rantai pasokan yang bertanggung jawab.

Tidak hanya memastikan rantai pasok yang bertanggung jawab, dalam semangat Bulan Inklusi Keuangan, pada pelatihan ini CIMB Niaga juga hadir untuk membagikan cara mengelola keuangan agar bisnis dapat tumbuh berkelanjutan khususnya bagi para pelaku usaha yang membutuhkan akses layanan keuangan formal dan investasi yang aman dan terpercaya.

Untuk itu, CIMB Niaga hadir berbagai one stop financial service yang dapat membantu pelaku usaha mengoptimalkan arus transaksi keuangan melalui supplier financing serta pengelolaan transaksi bisnis secara lebih efisien.

Head of Corporate Banking, Investment Banking Coverage, & Loan Syndication CIMB Niaga Miranty Supardi mengatakan sejalan dengan purpose CIMB Niaga, Advancing Customers & Society, pihaknya berkomitmen untuk berjalan berdampingan dengan para pelaku IKM sebagai motor penggerak ekonomi nasional.

"Melalui penyediaan solusi pembiayaan berkelanjutan, kami hadir tidak hanya untuk memberikan akses pendanaan, tetapi juga mendampingi IKM melakukan transisi hijau menuju praktik bisnis yang lebih ramah lingkungan dan berdaya saing tinggi," ujarnya.

Didukung oleh Kementerian Perindustrian, Pelatihan Manajemen Keuangan dan Bisnis Berkelanjutan juga sejalan dengan Program Pemberdayaan IKM Hijau yang diluncurkan pada Juli 2026 melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA).

Program IKM Hijau hadir untuk mempercepat transformasi IKM agar semakin adaptif dalam memenuhi tuntutan pasar global. Tidak hanya pengetahuan mengenai ekonomi hijau, IKM Hijau juga fokus pada pengembangan kapasitas pelaku IKM agar mampu menerapkan praktik usaha yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2026

#pelatihan-keuangan #pelatihan-bagi-ukm #pelatihan #kemenperin

https://www.antaranews.com/berita/5792325/100-ikm-ikuti-pelatihan-manajemen-keuangan-dan-bisnis-berkelanjutan