Ini (pendampingan berkelanjutan) sebenarnya sangat penting dan tidak terlihat, karena sering kali pemerintah menyediakan peralatan produksi, mesin produksi, dan pelatihan...Setelah itu tidak ada fasilitasi sejenisnya
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mengingatkan pentingnya pendampingan berkelanjutan dalam operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
"Ini (pendampingan berkelanjutan) sebenarnya sangat penting dan tidak terlihat, karena sering kali pemerintah menyediakan peralatan produksi, mesin produksi, dan pelatihan, modal, hanya dalam satu tahun pada tahun program. Setelah itu tidak ada fasilitasi sejenisnya," kata Direktur Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT) Kemendes PDT Samsul Widodo di Jakarta, Senin.
Hal itu disampaikan Samsul dalam arahan dan sambutannya pada Kegiatan Penyerasian Tata Kelola, Media Branding, dan Jejaring Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Lintas Negara di Jakarta.
Lebih lanjut Samsul mengatakan pendampingan itu bernilai penting bagi koperasi agar bantuan peralatan, modal, serta pelatihan dapat mendukung pengembangan usaha dalam jangka panjang.
Pendampingan yang berkelanjutan, kata dia, diperlukan agar sarana dan modal yang telah diberikan tidak berhenti menjadi bantuan, tetapi dapat mendukung kegiatan usaha yang berkembang.
Dengan pengelolaan yang lebih baik, Samsul berharap koperasi mampu mengonsolidasikan produk petani, memperluas jaringan pemasaran, dan menciptakan peluang ekonomi yang lebih berkelanjutan bagi desa.
Ia menyoroti program pemerintah yang kerap memberikan peralatan produksi, mesin, modal, dan pelatihan, pada tahun pelaksanaan program tetapi belum tentu diikuti fasilitasi lanjutan. Menurut dia, pengembangan usaha koperasi tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana produksi.
Samsul menekankan kemampuan mengelola organisasi, menjaga kualitas produksi, memasarkan barang, mengatur distribusi, dan mengelola keuangan juga menjadi faktor penting.
Berikutnya Samsul mengidentifikasi bahwa manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) koperasi dan petani sebagai salah satu aspek yang perlu diperhatikan. Selain itu, menurutnya, pengelolaan produksi serta pemasaran dan logistik harus diperkuat agar produk dapat tersalurkan secara berkelanjutan.
“Ada isu mengenai manajemen produksi, ada isu mengenai manajemen pemasaran dan logistik, ada isu mengenai manajemen keuangan dan sebagainya,” ujar Samsul Widodo.
Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026