Jakarta (ANTARA) - Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengatur (BP) BUMN Dony Oskaria mengatakan opsi pengembalian dana (refund) dan penyelesaian pembangunan proyek LRT City tetap berjalan.
"Jadi, kita menyerahkan kepada konsumen, mana yang terbaik, karena bagi kami juga tidak ada masalah. Kalau misalkan nanti banyak yang refund, ya, tidak masalah, itu pembangunannya akan tetap (dilanjutkan)," kata Dony saat ditemui di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, lokasi-lokasi bangunan LRT City sangat strategis sehingga disayangkan apabila pengembangannya tidak dilanjutkan.
"Karena secara lokasi itu bagus sekali, aksesnya mudah, dan nanti fasilitasnya akan kita lengkapi dengan commercial area, karena akan dikembangkan oleh Danantara, ke depannya," ujar Dony.
Terkait dengan penyelesaian proyek LRT City yang sudah mulai berjalan pada awal bulan ini, ia menekankan pembangunan dilakukan dengan mengedepankan kualitas yang lebih baik.
"Saya sudah menekankan kepada seluruh tim, kualitasnya harus bagus, karena ini menyangkut nama baik kita," kata Dony.
Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan langkah transformasi BUMN yang kini tengah didorong oleh pemerintah.
"Inilah mengapa penting kita melakukan transformasi terhadap BUMN kita, segala kesalahan-kesalahan masa lalu itu harus kita terangkan. Tidak bisa lagi pola BUMN itu seperti itu, uang orang diambil kemudian tidak dibangun itu, kan. Bagi saya itu tidak bisa," ujar Dony.
Saat disinggung mengenai target penyelesaian proyek LRT City, Dony mengatakan ia tengah menunggu lebih lanjut terkait lini waktu (timeline) yang detil.
"Ini saya mesti cek, karena kan sudah mulai masuk timnya, timnya mulai melakukan penataan, projecttimeline-nya. Nanti mungkin minggu depan saya sudah dapat timeline-nya, masing-masing proyek itu berapa lama untuk diselesaikan," kata dia.
Sebelumnya, Danantara meminta penyelesaian persoalan LRT City dilakukan secara menyeluruh dengan tetap mengutamakan hak dan kepentingan konsumen.
Berdasarkan pemetaan Adhi Karya, dari sekitar 5.400 unit yang telah terjual, sebanyak 3.000 unit telah diserahterimakan kepada konsumen.
Sementara itu, masih terdapat sekitar 2.400 unit yang belum dapat diserahterimakan dan tersebar di sejumlah proyek LRT City.
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026