Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan hingga 14 Oktober 2026 telah mencapai Rp27,37 triliun dengan jumlah penerima sebanyak 114.672 debitur, serta memfasilitasi sekitar 110.000 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati di Jakarta, Rabu, mengatakan program KUR Perumahan yang diluncurkan pada Oktober tahun lalu tersebut memberikan fasilitas kredit berbunga rendah untuk mendukung ekosistem perumahan, mulai dari pengembang, kontraktor, hingga pedagang bahan bangunan.
Ia menjelaskan pemerintah memberikan subsidi bunga sebesar 5 persen sehingga beban bunga yang dibayarkan debitur menjadi lebih murah dibandingkan suku bunga komersial.
Selain menyasar pelaku usaha dalam ekosistem perumahan, KUR Perumahan juga dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk membeli, membangun, maupun merenovasi rumah guna mendukung kegiatan usaha.
Sri mengatakan, pada awal peluncuran, plafon KUR Perumahan ditetapkan sebesar Rp36 triliun. Namun, seiring dengan capaian penyaluran yang dinilai baik, alokasi plafon tersebut kemudian ditingkatkan menjadi Rp50 triliun tahun ini.
Dari sisi ekosistem perumahan (supply), program tersebut telah memfasilitasi 1.404 pengembang dengan nilai pembiayaan Rp5,4 triliun, 2.038 pedagang bahan bangunan sebesar Rp2,9 triliun, serta 396 kontraktor senilai Rp1,04 triliun. Total pembiayaan untuk ekosistem perumahan ini mencapai sekitar Rp9,3 triliun.
Sementara itu, dari sisi permintaan (demand), KUR Perumahan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan hunian yang berkaitan langsung dengan kegiatan usaha UMKM.
“Yang luar biasa dari sisi demand, jadi seluruh UMKM yang punya usaha rumahan, jualan makanan dan sebagainya, mau membesarkan dapur dan sebagainya, itu juga diperkenankan,” ucap Sri.
Rinciannya meliputi pembiayaan renovasi 90.932 unit rumah usaha, pembelian 10.374 unit rumah untuk mendukung usaha, serta pembangunan 9.528 unit rumah guna menunjang kegiatan usaha, dengan total mencapai 110.834 unit rumah.
Sri menegaskan penyaluran KUR Perumahan tidak hanya membantu pembiayaan bagi pelaku usaha dalam ekosistem perumahan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah.
Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026