Jakarta (ANTARA) - PTPN IV PalmCo menyalurkan 11,2 juta liter air bersih dan satu juta masker untuk membantu masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat serta Kalimantan Tengah.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K Santosa mengatakan keterlibatan perusahaan beserta seluruh ekosistem di dalamnya merupakan bentuk nyata dari tanggung jawab sosial.
"Keterlibatan kami dalam penyaluran bantuan ini bukan hanya sebatas pemenuhan tanggung jawab sosial, tetapi merupakan bentuk dukungan konkret terhadap langkah pemerintah dalam penanganan dampak karhutla di Kalimantan," kata Jatmiko terkonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Dia menyampaikan langkah itu sejalan dengan upaya mitigasi dampak karhutla yang tengah diakselerasi oleh pemerintah.
"Harapan kami, apa yang disalurkan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat," ujar Jatmiko.
Bencana kebakaran hutan dan lahan yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan dalam beberapa bulan terakhir, kembali memantik kepedulian dari berbagai pihak. Ia mengatakan sebagai wujud solidaritas, karyawan PalmCo mengambil inisiatif untuk turut serta menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak langsung oleh kabut asap dan krisis air bersih akibat kemarau panjang.
Bantuan yang disalurkan berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar dan kesehatan warga. Karyawan PTPN IV PalmCo saat ini telah merealisasikan penyaluran air bersih sebanyak 4 juta liter untuk wilayah Kalimantan Barat, serta 7,2 juta liter untuk wilayah Kalimantan Tengah.
Selain pemenuhan air bersih, sebanyak 1 juta lembar masker juga telah didistribusikan. Pembagian masker secara khusus menyasar sekolah-sekolah di wilayah Kalimantan Tengah guna melindungi para pelajar dari paparan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Lurah Sungai Bangkong, Kalimantan Barat, Tri Marianingsih menyampaikan apresiasinya atas penyaluran pasokan air bersih yang menyasar wilayahnya.
Menurut Tri, bantuan air bersih tersebut sangat berarti bagi warganya yang sempat mengalami kendala pasokan air selama puncak musim kemarau dan karhutla.
"Kami mengapresiasi inisiatif karyawan perusahaan yang telah merespons kebutuhan dasar masyarakat di lapangan secara cepat dan tepat sasaran," ujar Tri.
Senada dengan hal tersebut, Bima Teja, salah seorang warga Kelurahan Sungai Bangkong, Kota Pontianak, Kalimantan Barat penerima bantuan, menuturkan ketersediaan air bersih dan masker memang sangat dibutuhkan bagi warga saat ini.
"Sudah beberapa waktu terakhir kami kesulitan mendapatkan air bersih, ditambah lagi asap yang tebal cukup mengganggu anak-anak saat harus beraktivitas. Bantuan air dan masker ini datang di saat yang tepat dan amat membantu keluarga kami," kata Bima.
Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan PTPN IV PalmCo Rizalmi Fitrah Z A menambahkan penggalangan bantuan itu berlangsung secara spontan sebagai respons atas situasi darurat di Kalimantan.
Rizalmi mengatakan aksi solidaritas tersebut melibatkan seluruh elemen karyawan, mulai dari tingkat Regional, Kantor Pusat (Head Office), hingga organisasi internal perusahaan seperti Forum Silaturahmi Muslim PalmCo (FOSIMP) dan Persatuan Karyawan Kristiani PalmCo (PKKP).
"Dana yang terkumpul merupakan hasil swadaya murni dari rekan-rekan karyawan, di mana sebagian proses pengumpulannya juga kami lakukan melalui kolaborasi dengan lembaga crowdfunding," ujar Rizalmi.
Ke depannya, ia mengatakan karyawan PTPN IV PalmCo berencana untuk kembali menyalurkan bantuan serupa maupun bentuk lainnya secara bertahap.
PTPN IV PalmCo juga terus memperkuat langkah preventif dan mitigasi di wilayah operasionalnya. Region Head PTPN IV Regional V Sudarma Bhakti Lessan menegaskan perusahaan telah menyiagakan personel serta peralatan standar penanggulangan karhutla secara penuh.
"Kami menyadari bahwa upaya penanggulangan harus berjalan beriringan dengan pencegahan di lapangan," kata Sudarma.
Karena itu, di tingkat operasional, pihaknya memastikan seluruh tim tanggap darurat dan sarana prasarana pendukung dalam kondisi siaga satu untuk memitigasi potensi meluasnya titik api.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan karhutla khususnya di wilayah Riau dan Kalimantan, perusahaan saat ini telah menyiagakan kelengkapan individu sebanyak 594 unit, kelengkapan regu 48 unit, serta peralatan tangan sebanyak 155 unit.
Di samping itu, perusahaan tersebut juga telah menyiagakan pompa air beserta kelengkapannya sebanyak 80 unit, sarana komunikasi dan transportasi 80 unit, serta 41 unit prasarana deteksi dini cuaca yang berfungsi krusial untuk memantau pergerakan titik panas (hotspot) secara real-time.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026