Denpasar (ANTARA) -
Program makan bergizi gratis (MBG) di Bali telah memperluas kesempatan kerja dengan merekrut 12.503 pekerja hingga September 2026 sehingga dapat menekan angka pengangguran generasi produktif.
“Program MBG salah satunya membuka akses lapangan kerja,” kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Bali Supendi kepada ANTARA di Denpasar, Jumat.
Para pekerja itu bertugas di satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang per 15 September 2026 sudah berdiri 277 unit di seluruh Bali.
Mereka sebagian besar bertugas di bagian dapur dan operasional MBG yang membeli bahan, memasak, mengemas hingga mendistribusikannya ke sejumlah sasaran.
Makanan yang mereka olah telah diberikan kepada 618.390 orang penerima manfaat di seluruh Pulau Dewata, dengan dua realisasi penerima paling besar ada di Kabupaten Buleleng mencapai 107.673 orang dan Kota Denpasar sebanyak 106.223 orang.
Kemudian di Kabupaten Gianyar sebanyak 61.537 orang, Badung (67.786), Tabanan (85.439), Jembrana (67.386), Klungkung (31.822), Bangli (38.424), dan Karangasem (52.100).
Realisasi paling banyak dari sisi penerima adalah pelajar sekolah dasar (SD) sebanyak 40,14 persen, kemudian SMP sebesar 22,16 persen, SMA (17 persen), TK (6,24 persen), balita non pendidikan anak usia dini (PAUD) (5,75 persen), serta sisanya ibu hamil, ibu menyusui, PAUD, guru dan tenaga pendidik.
Sementara itu, secara nasional berdasarkan hasil survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan program MBG memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat penerima manfaat.
Adapun berdasarkan data BPS Bali, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Bali pada Mei 2026 sebesar 1,52 persen atau turun 0,07 persen poin dibandingkan dengan Februari 2026.
Komposisi penduduk yang bekerja di Bali pada Mei 2026 mencapai 2,65 juta orang dan 40,97 ribu orang lainnya berstatus pengangguran.
Apabila dibandingkan pada Februari 2026, angka pengangguran di Bali mencapai 42,32 ribu orang pengangguran.
Program MBG adalah salah satu prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran yang pada 20 Oktober 2026 genap berusia dua tahun.
Agenda prioritas MBG di Bali perdana dimulai sejak 6 Januari 2025 di Kabupaten Jembrana.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026